"Walaupun kamu dapat memberikan bulan dan bintang , dunia dan isinya , namun itu semua belum cukup membalas kasih sayang , cinta , dan pengorbanan seorang ibu".
Demikian sebuah kalimat yang saya temukan di sebuah website yang penuh dengan kata-kata mutiara.
Banyak hal-hal yang membuatku terngiang akan masa-masa dimana mendapatkan hadiah-hadiah yang datang setiap harinya , hadiah itu bukanlah barang mewah yang hanya dapat dinikmati sesaat , namun hadiah ini jauh lebih istimewa dibandingkan batang mewah tersebut.
Ibu.....
Sewaktu kecil , beliau adalah sesosok orang yang tahu bagaimana cara memberikan hadiah teristimewa itu , diriku tidak pernah meminta barang mewah apapun , tidak meminta game-game yang sering kebanyakan orang mainkan , ataupun meminta barang mewah lainnya sebagai hadiah ulang tahunku. Dan mungkin beliau tahu kalau saya adalah sosok orang yang sangat pendiam sejak menginjakan kaki di bangku SD kelas 2 , walaupun saya pendiam namun dia tahu apa yang saya sukai , yaitu buku , buku gambar , pensil warna dan yang berhubungan dengan seni lainnya.
Setiap harinya beliau memberikan banyak hadiah yang sangat berkesan , yaitu kasih sayang yang sangat banyak dan pelajaran-pelajaran berharga yang saya dapat gunakan untuk pegangan hidup , mulai dari cerita-cerita yang beliau alami sewaktu kecil , maupun masalah yang saya alami sendiri. Beliau juga ada baik duka maupun suka , ia akan mencoba tersenyum dengan manis walaupun dilanda sebuah masalah.
Namun diantara itu semua yang paling besar adalah ia mau merawat saya dari kecil hingga saat ini , mendidik dengan caranya untuk terus maju hingga duduk di bangku SMA , membimbing dengan caranya pula sehingga tidak jatuh kedalam pergaulan yang salah , dan meluangkan waktunya dari kepadatan-kepadatan aktifitasnya yang mungkin beliau sendiri tidak dapat meninggalkannya , untuk mendengarkan ocehan-ocehan yang mungkin menurut beliau sendiri tidak penting , namun ia tetap sabar dan tersenyum ketika mendengarkannya.
Namun hanya ada satu kata yang maknanya tidak terbatas yaitu "Terima Kasih atas semua yang telah diberikan dan memiliki ibu yang sangat hebat" , saya tidak perlu semua hadiah mewah itu , yang saya butuhkan hanya keluarga yang dapat mengerti saya
Banyak hal-hal yang membuatku terngiang akan masa-masa dimana mendapatkan hadiah-hadiah yang datang setiap harinya , hadiah itu bukanlah barang mewah yang hanya dapat dinikmati sesaat , namun hadiah ini jauh lebih istimewa dibandingkan batang mewah tersebut.
Ibu.....
Sewaktu kecil , beliau adalah sesosok orang yang tahu bagaimana cara memberikan hadiah teristimewa itu , diriku tidak pernah meminta barang mewah apapun , tidak meminta game-game yang sering kebanyakan orang mainkan , ataupun meminta barang mewah lainnya sebagai hadiah ulang tahunku. Dan mungkin beliau tahu kalau saya adalah sosok orang yang sangat pendiam sejak menginjakan kaki di bangku SD kelas 2 , walaupun saya pendiam namun dia tahu apa yang saya sukai , yaitu buku , buku gambar , pensil warna dan yang berhubungan dengan seni lainnya.
Setiap harinya beliau memberikan banyak hadiah yang sangat berkesan , yaitu kasih sayang yang sangat banyak dan pelajaran-pelajaran berharga yang saya dapat gunakan untuk pegangan hidup , mulai dari cerita-cerita yang beliau alami sewaktu kecil , maupun masalah yang saya alami sendiri. Beliau juga ada baik duka maupun suka , ia akan mencoba tersenyum dengan manis walaupun dilanda sebuah masalah.
Namun diantara itu semua yang paling besar adalah ia mau merawat saya dari kecil hingga saat ini , mendidik dengan caranya untuk terus maju hingga duduk di bangku SMA , membimbing dengan caranya pula sehingga tidak jatuh kedalam pergaulan yang salah , dan meluangkan waktunya dari kepadatan-kepadatan aktifitasnya yang mungkin beliau sendiri tidak dapat meninggalkannya , untuk mendengarkan ocehan-ocehan yang mungkin menurut beliau sendiri tidak penting , namun ia tetap sabar dan tersenyum ketika mendengarkannya.
Namun hanya ada satu kata yang maknanya tidak terbatas yaitu "Terima Kasih atas semua yang telah diberikan dan memiliki ibu yang sangat hebat" , saya tidak perlu semua hadiah mewah itu , yang saya butuhkan hanya keluarga yang dapat mengerti saya
"...jadi , aku diberi hadiah kehidupan , sehingga aku dapat belajar..."
- Sepenggal kata dari buku Chicken Soup-Pelajaran Berharga-

Judul :Hadiah Setiap Harinya oleh sang Ibu
BalasHapusLatar Belakang : Tulisan yang berjudul hadiah setiap hari oleh Sang Ibu , saya tulis sendiri karena ,setiap harinya saya menerima hadiah yaitu kasih sayang yang dapat dirasakan penulis itu sendiri
Kelebihan :tidak ada.
Kekurangan : tulisan yang kecil dengan latar belakang yang hijau, memungkin untuk para pembaca malas untuk membacanya, selain itu banyak kalimat yang diulang dengan cara penyampaian yang berbeda walaupun artinya ya sama aja. Paragraf yang satu dengan yang lainnya memiliki jarak yang cukup banyak.
Kesimpulan : tulisannya akan disesuaikan dengan latar dan gaya penyampaian yang berbeda , menghilangkan kalimat yang menjadi ranjau ditulisan-tulisan berikutnya.
Terima Kasih