Sabtu, 20 Januari 2018

Hadiah  Setiap Harinya oleh Sang Ibu

"Walaupun kamu dapat memberikan bulan dan bintang , dunia dan isinya , namun itu semua belum cukup membalas kasih sayang , cinta , dan pengorbanan seorang ibu". 

Demikian sebuah kalimat yang saya temukan di sebuah website yang penuh dengan kata-kata mutiara.

Banyak hal-hal yang membuatku terngiang akan masa-masa dimana mendapatkan hadiah-hadiah yang datang setiap harinya , hadiah  itu bukanlah barang mewah yang hanya dapat dinikmati sesaat , namun hadiah ini jauh lebih istimewa dibandingkan batang mewah tersebut.

Ibu..... 

Sewaktu kecil , beliau adalah sesosok orang yang tahu bagaimana cara memberikan hadiah teristimewa itu , diriku tidak pernah meminta barang mewah apapun , tidak meminta game-game yang sering kebanyakan orang mainkan , ataupun meminta barang mewah lainnya sebagai hadiah ulang tahunku. Dan mungkin beliau tahu kalau saya adalah sosok orang yang sangat pendiam sejak menginjakan kaki di bangku SD kelas 2 , walaupun saya pendiam namun dia tahu apa yang saya sukai , yaitu buku , buku gambar , pensil warna dan yang berhubungan dengan seni lainnya.

Setiap harinya beliau memberikan banyak hadiah yang sangat berkesan , yaitu kasih sayang yang sangat banyak dan pelajaran-pelajaran berharga yang saya dapat gunakan untuk pegangan hidup , mulai dari cerita-cerita yang beliau alami sewaktu kecil , maupun masalah yang saya alami sendiri. Beliau juga ada baik duka maupun suka , ia akan mencoba tersenyum dengan manis walaupun dilanda sebuah masalah.


Namun diantara itu semua yang paling besar adalah ia mau merawat saya dari kecil hingga saat ini , mendidik dengan caranya untuk terus maju hingga duduk di bangku SMA , membimbing dengan caranya pula sehingga tidak jatuh kedalam pergaulan yang salah , dan meluangkan waktunya dari kepadatan-kepadatan aktifitasnya yang mungkin beliau sendiri tidak dapat meninggalkannya , untuk mendengarkan ocehan-ocehan yang mungkin menurut beliau sendiri tidak penting , namun ia tetap sabar dan tersenyum ketika mendengarkannya.

Namun hanya ada satu kata yang maknanya tidak terbatas yaitu "Terima Kasih atas semua yang telah diberikan dan memiliki ibu yang sangat hebat" , saya tidak perlu semua hadiah mewah itu , yang saya butuhkan hanya keluarga yang dapat mengerti saya 


"...jadi , aku diberi hadiah kehidupan , sehingga aku dapat belajar..." 
- Sepenggal kata dari buku Chicken Soup-Pelajaran Berharga-

Selasa, 16 Januari 2018

Hai para pembaca setia... Tahun 2018 apa harapan kalian nih ??? (Boleh diisi di kolom komentar ya).

Hari ini saya  meluangkan waktu untuk kembali menulis di blog ini. Yaitu tentang buku yang pertama saya  baca di tahun 2018 


Judul.     : Refrain- Saat Cinta Untuk Pulang
Penulis.  : Winna Efendi
Penerbit : Gagas Media

Buku yang menceritakan percintaan remaja sekaligus persahabatan  ini memang amazing banget !!! Buat dibaca , Kenapa ? Karena novel ini menginspirasi banget setiap tokoh mengajarkan satu hal , seperti :

1. Persahabatan yang dijalani oleh Nata , Niki , dan Annalise merupakan persahabatan yang sangat kuat , mereka bisa saling mensupport , saling menguatkan satu sama lain dan mengerti satu sama lain.

2. Mereka bertiga mampu mengambil keputusan dengan harus menanggung resiko yang sangat berat ( walaupun mereka harus tetap tersenyum namun hati mereka mengalami kesakitan luar biasa).

3. Mereka tidak mau kehilangan atau salah satu temannya salah jalan , dan mereka saling menjaga satu sama lain apapun caranya , dan resikonya.


Kenapa sih pilih buku "Refrain"?
     Sebenarnya buku adalah teman yang mengisi kekosongan hati saya dan menulis adalah tempat untuk melepaskan emosi yang ada di dalam hati.
     Oh ya... Selain itu genre buku yang saya suka adalah romance , Horor , dan hal-hal yang berbau teka-teki.
     Nah karena itu buku ini mengajarkan saya beberapa kata indah yang bisa saya pakai saat saya menulis cerita lainnya


Gak ada alasan lain selain memilih buku "Refrain" ?
      Jadi Refrain adalah buku pertama yang saya baca di awal Tahun 2018 ini , saya menemukan buku ini bersandar di tempatnya.
      Pertama kali saya lihat buku ini , ada sesuatu aura penasaran dan kegelisahan yang saya rasakan dan menarik saya dengan kuat untuk membacanya , saat membuka halaman demi halaman , membaca kata demi kata membuat saya terhipnotis dan secara tidak langsung membuka gerbang fantasi saya , seolah-olah saya berada disana menyaksikan semuanya bersama dengan Nata , Niki , dan Annalise.
     Selain itu saya juga memahami sebuah emosi yang dapat saya rasakan , yang membuat saya seolah menerima emosi itu ( padahal emosi mungkin namun kayaknya ya gitu deh.......)
      Buku ini juga mengajarkan saya tentang satu pelajaran berharga yang sangat penting , tentang apa itu teman yang bukan hanya datang saat perlu namun meninggalkan saat tidak dibutuhkan , namun ini teman yang selalu ada setiap saat yaitu "Sahabat" dan tentang cinta , bahwa cinta itu harus saling mengenal satu sama lain , dan tidak pernah takut akan masa lalu yang datang .

Sebelum menutup saya ada sesuatu hal yang ingin dibagikan dari sekilas tulisan singkat  yaitu 

"Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini , yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya" - Refrain

Artinya persahabatan tidak membutuhkan hal-hal yang yang wow banget , namun hanya memerlukan orang yang dapat ada dalam waktu apapun dan siapapun kita.

Sampai disini dulu ya bye ......