Hallo para pembaca blog , pada kesempatan ini kalian akan mengetahui , seperti apa sosok Jonathan itu?
Pada waktu siang menjelang sore , tanggal 6 Maret 2002 , tepatnya pukul 14.27 WIB , saya lahir dengan nama Jonathan , sebenarnya nama asli saya adalah Jonathan Widjaja , namun pembuat akte lahir tidak mengindahkan perkataan orang tua saya , dan alhasil nama saya adalah Jonathan. "Untuk memprediksikan kamu lahir dengan keadaan normal sangatlah susah, karena kokomu (Christian) lahir secara caesar" ujar ibu saat berumur 5 tahun.
Pada waktu siang menjelang sore , tanggal 6 Maret 2002 , tepatnya pukul 14.27 WIB , saya lahir dengan nama Jonathan , sebenarnya nama asli saya adalah Jonathan Widjaja , namun pembuat akte lahir tidak mengindahkan perkataan orang tua saya , dan alhasil nama saya adalah Jonathan. "Untuk memprediksikan kamu lahir dengan keadaan normal sangatlah susah, karena kokomu (Christian) lahir secara caesar" ujar ibu saat berumur 5 tahun.
Hobi saya adalah menggambar dan bermain basket , saya mulai menekuni hobi menggambar pada saat TK A (pada saat itu jaman-jamannya kartun animasi Pokemon) , jadi saya ingin mencoba menggambar karakternya dan alhasil gambar yang sangat jauh dari karakter aslinya menjadi gambar stickman, dan hingga saat ini saya masih belajar untuk menggambar lebih baik lagi, sedangkan untuk bermain basket , saya mulai menekuninya sejak kelas 3 SD. Walaupun sempat terhenti , saya kembali bermain basket saat duduk di bangku Kanaan kelas 7.
Saya memulai perjalanan pendidikan saat berumur 4 tahun di TK Budi Mulia , yang kemudian dilanjutkan di SD Strada pada umur 6 tahun. Dimana diusia seperti itu anak-anak sangat tidak suka membaca buku. Mereka lebih memilih untuk bermain dibandingkan membaca buku, namun saya secara pribadi lebih menyukai belajar dan membaca karena bisa menambah wawasan saya. setelah lulus saya SD, saya masuk ke SMP Kanaan dan sampai saat ini saya masih bersekolah di sekolah yang sama, SMA Kanaan.
Saya mempunyai karakter yakni pendiam , karena menurut peribahasa "diam itu emas" yang artinya seseorang dengan diam dapat mengontrol emosinya, saya setuju dengan peribahasa tersebut, karena dengan begitu saya diam bukannya takut, namun saya sedang mengontrol emosi saya untuk tidak memperbesar masalah.
Sampai disini dulu perkenalan yang singkat , terima kasih telah meluangkan waktunya
- Jonathan -
